Heboh! Pemain Arsenal U21 Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia, Ini Sosoknya

MasMon - Kabar menarik datang dari dunia sepak bola Indonesia. Isu naturalisasi kembali mencuat setelah muncul informasi bahwa pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tengah membidik pemain muda berbakat dari klub besar Eropa untuk memperkuat skuad Garuda.

Informasi ini pertama kali disampaikan oleh Staf Khusus Kementerian Hukum RI, Noor Korompot, melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, ia menyebut ada dua pemain muda berdarah Indonesia yang masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia.

Heboh! Pemain Arsenal U21 Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia, Ini Sosoknya
Pelatih timnas Indonesia asal Inggris John Herdman saat mengunjungi Bali United Training Center di kawasan Pantai Purnama Gianyar, Bali, Rabu (28/1/2026) sore.(Dokumentasi Bali United)

Salah satu nama yang langsung mencuri perhatian adalah Demiane Agustien, pemain muda milik Arsenal U21. Winger berusia 17 tahun tersebut disebut-sebut masuk dalam daftar incaran pelatih untuk memperkuat tim nasional di masa depan.

"Winger Arsenal Demiane Agustien mencuat setelah tampil luar biasa bersama Arsenal U-21. Ia masuk daftar pemain muda yg dibidik pelatih Timnas @officialjohnherdman," tulis Noor Korompot.

Sosok Demiane Agustien yang Jadi Sorotan

Nama Demiane Agustien memang belum terlalu familiar di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Namun, performanya di level akademi mulai menarik perhatian banyak pihak, terutama setelah tampil impresif bersama tim muda Arsenal.

Pemain kelahiran Belanda ini memiliki darah Indonesia dari garis keturunan ibunya. Diketahui, neneknya berasal dari Jakarta, yang membuatnya memiliki peluang untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.

Tak hanya itu, bakat sepak bolanya juga bukan tanpa dasar. Demiane merupakan putra dari Kemy Agustien, mantan pemain Timnas Curacao yang pernah merumput di sejumlah klub Eropa seperti Swansea City, Brighton & Hove Albion, dan Crystal Palace.

Sebelum bergabung dengan Arsenal, Demiane sempat menimba ilmu di akademi West Bromwich Albion dan Derby County. Penampilannya yang gemilang bersama Derby County di Liga Primer U18 menjadi titik balik penting dalam kariernya.

Tercatat, ia berhasil mencatatkan 16 kontribusi gol di kompetisi tersebut. Catatan inilah yang kemudian membuat Arsenal tertarik merekrutnya pada 19 Juli 2025 untuk memperkuat tim akademi mereka.

Di atas lapangan, Demiane dikenal sebagai pemain kreatif yang mampu bermain di berbagai posisi di lini tengah, terutama sebagai winger. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah yang membuatnya semakin menarik untuk dipantau.

Meski demikian, ia juga pernah membela Timnas U17 Curacao dalam ajang Piala CONCACAF U17, yang menunjukkan bahwa dirinya memiliki pengalaman internasional sejak usia muda.

Satu Nama Lain: Luke Vickery

Selain Demiane Agustien, ada satu nama lain yang juga masuk radar naturalisasi, yakni Luke Vickery. Pemain berusia 20 tahun ini saat ini bermain untuk Macarthur FC di kompetisi A-League Australia.

"Selain itu @luke.vickery_ pemain muda yg masuk radar PSSI. Luke berusia 20 tahun yang kini membela Macarthur FC di ajang A-League," ujar Noor Korompot.

Sama seperti Demiane, Luke Vickery juga memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibu yang berasal dari Medan, Sumatera Utara. Hal ini membuatnya memenuhi syarat untuk memperkuat Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

Menariknya, Luke juga memiliki latar belakang internasional. Ia pernah memperkuat Timnas U19 Australia dalam ajang Piala AFF U19 atau ASEAN U19 Boys Championship 2024 yang digelar di Surabaya.

Dalam turnamen tersebut, Australia harus puas finis di posisi ketiga setelah mengalahkan Malaysia U19 lewat adu penalti dengan skor 5-3. Sementara itu, Indonesia yang menjadi tuan rumah berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Thailand 1-0 di partai final.

Strategi Naturalisasi Timnas Indonesia

Munculnya dua nama ini menambah panjang daftar pemain diaspora yang dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Di bawah arahan John Herdman, strategi memperkuat tim dengan pemain berdarah Indonesia tampaknya masih akan terus berlanjut.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Kehadiran pemain muda yang sudah terbiasa bermain di kompetisi luar negeri dinilai bisa meningkatkan kualitas permainan tim nasional, baik dari segi teknik, mental, maupun pengalaman bertanding.

Meski begitu, proses naturalisasi tentu tidak bisa dilakukan secara instan. Ada berbagai tahapan administratif dan regulasi yang harus dilalui sebelum seorang pemain resmi membela Timnas Indonesia.

Selain itu, keputusan akhir juga tetap bergantung pada kebutuhan tim serta pertimbangan pelatih dalam menyusun skuad terbaik.

Masih Tahap Pemantauan

Perlu dicatat, hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait proses naturalisasi kedua pemain tersebut. Informasi yang beredar masih sebatas ketertarikan dan pemantauan dari pihak pelatih serta federasi.

Namun, kabar ini sudah cukup membuat antusiasme publik meningkat. Banyak yang berharap kehadiran pemain muda berbakat seperti Demiane Agustien dan Luke Vickery bisa menjadi tambahan kekuatan baru bagi Timnas Indonesia di masa depan.

Jika proses ini benar-benar terealisasi, bukan tidak mungkin Timnas Indonesia akan semakin kompetitif di level internasional. Terlebih, keduanya masih berusia muda dan memiliki potensi besar untuk berkembang.

Untuk saat ini, publik masih harus menunggu perkembangan selanjutnya dari rencana naturalisasi tersebut. Yang jelas, langkah ini menunjukkan bahwa Timnas Indonesia terus berupaya mencari talenta terbaik, termasuk dari pemain diaspora yang memiliki akar Indonesia.

Sumber: Kompas

Lebih baru Lebih lama